Mince : Mias lu yang ambil uang di lemari ko?
Om Mias : Sonde. Bta sonde ambil.
Mince : Terus kenapa itu uang sonde ada laii?
Om Mias : B ada kasi pindah di kios paman.
Mince : haaaa...untuk apa lu kasi pindah pi kios sana.
Om Mias : Biar b bisa ambil rokok to.
Mince : Berarti lu yang ambil to..
Om Mias : B sonde ambil hanya kasih pindah di kios sa...yang b ambil tu rokok dari kios paman.
Mince : Aduh Mias e...B su sonde sanggup hidup deng lu laiii.
Om Mias : Jadi, B bisa ambil bini baru lai ko?
Mince : Ho bisa. Usahakan bawa bini baru yang kebal dengan batu dan parang e...
Menu
Animated Buttons - "Pressed Effect"
... !doctype>!doctype>Slideshow
Automatic Slideshow
Change image every 3 seconds:
1 / 3
Bahagia Itu Sederhana
2 / 3
Beriman Itu Sederhana
3 / 3
Hidup Penuh Syukur
Tampilkan postingan dengan label Ngakak Itu Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngakak Itu Penting. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Januari 2017
Kamis, 10 November 2016
Om Mias Rayu Mba
Malam-malam om Mias kepala mulai pusing. Maklum laki-laki punk hasrat sex su tatampung lama. Akhirnya, Om Mias pun meluncur ke Karang Dempet di Tenau untuk salurkan hasrat. Sampai sana om Mias lihat mba cantik, langsung laki-laki pi tawar.
Om Mias : Mba brp mba??
Mba : Biasa mas. 50 ribu.
Om Mias : Sonde bisa kurang ko? 25 ribu su e...
Mba : Wah gak bisa mas. Beli sayur aja udah gak cukup sekarang.
Om Mias : (sambil senyum) Mba...Mba..mau begini sa pakai acara rayuan deng istilah lai....to the point sa mba. B mau tawar mba punk perkedel bukan tawar sayur.
Wkwkwkwkkwkkkk...
Om Mias : Mba brp mba??
Mba : Biasa mas. 50 ribu.
Om Mias : Sonde bisa kurang ko? 25 ribu su e...
Mba : Wah gak bisa mas. Beli sayur aja udah gak cukup sekarang.
Om Mias : (sambil senyum) Mba...Mba..mau begini sa pakai acara rayuan deng istilah lai....to the point sa mba. B mau tawar mba punk perkedel bukan tawar sayur.
Wkwkwkwkkwkkkk...
Minggu, 16 Oktober 2016
Om Mias Gaya Jadi Perawat
Om Mias lagi santai di rumah minum kopi tiba-tiba Tinus datang.
Tinus : " Om Mias tolong saya dulu."
Om Mias : " Bisa anak. Kermana?"
Tinus : "Om perawat to. Tolong e..."
Om Mias : " (sambil tersenyum bangga) B bukan perawat tapi kalau kemampuan sudah setara perawat senior mendekati dokter. Jadi soal kesehatan, lu su datang di orang yang tepat.."
Tinus : "Bae su om. Om tolong tarik cacing dari b punk pantat do..."
Om Mias : "Kalau penyakit begini lu pi di tukang gali sumur sana."
Tinus : " Om Mias tolong saya dulu."
Om Mias : " Bisa anak. Kermana?"
Tinus : "Om perawat to. Tolong e..."
Om Mias : " (sambil tersenyum bangga) B bukan perawat tapi kalau kemampuan sudah setara perawat senior mendekati dokter. Jadi soal kesehatan, lu su datang di orang yang tepat.."
Tinus : "Bae su om. Om tolong tarik cacing dari b punk pantat do..."
Om Mias : "Kalau penyakit begini lu pi di tukang gali sumur sana."
Om Mias Vs Nyamuk
Om Mias ngantuk tingkat tinggi abis nonton bola. Mau tidur tapi tidak bisa karena nyamuk.
Om Mias :"Nyamuk e...kau tidak kasihan saya ko...biar saya tidur sedikit dulu jangan ganggu saya ko."
Nyamuk masih saja terus mengganggu.
Om Mias :"Nyamuk e.... bisa kita selesaikan baik-baik ko?"
Nyamuk tetap saja mengganggu. Om Mias pun mulai emosi.
Om Mias :" Nyaaaaaammmmuuuuuuukkkkkk....kau sentuh saya 1x lagi saya panggil cicak."
Nyamuk pun pergi entah kemana setelah mendengar cicak.
Om Mias pun tersenyum dan mulai tertidur. Ehhh...tidak lama kemudian nyamuk kembali datang dalam jumlah yang jauh lebih banyak tapi menempel di dinding kamar.
Om Mias tersenyum dalam selimut," hahahaaaaaaa...nyamuk....nyamuk....lawan cicak sa harus main keroyok."
Tiba-tiba....pok...pok...pok...Om Mias sibuk hadapi serangan nyamuk.
Nyamuk : "Lebe bae lu kestau cicak sembunyi dimana? Kalau sonde ketong anggap lu cicak."
Om Mias :"Nyamuk e...kau tidak kasihan saya ko...biar saya tidur sedikit dulu jangan ganggu saya ko."
Nyamuk masih saja terus mengganggu.
Om Mias :"Nyamuk e.... bisa kita selesaikan baik-baik ko?"
Nyamuk tetap saja mengganggu. Om Mias pun mulai emosi.
Om Mias :" Nyaaaaaammmmuuuuuuukkkkkk....kau sentuh saya 1x lagi saya panggil cicak."
Nyamuk pun pergi entah kemana setelah mendengar cicak.
Om Mias pun tersenyum dan mulai tertidur. Ehhh...tidak lama kemudian nyamuk kembali datang dalam jumlah yang jauh lebih banyak tapi menempel di dinding kamar.
Om Mias tersenyum dalam selimut," hahahaaaaaaa...nyamuk....nyamuk....lawan cicak sa harus main keroyok."
Tiba-tiba....pok...pok...pok...Om Mias sibuk hadapi serangan nyamuk.
Nyamuk : "Lebe bae lu kestau cicak sembunyi dimana? Kalau sonde ketong anggap lu cicak."
Om Mias Mabuk Laut (2)
Seperti biasa pas kapal Ferry sampai laut Sawu Om Mias mulai kumat mabuk laut. Kali ini Om Mias sudah tidak tahan lagi. Laki-laki tak berdaya di pinggir kapal dek bawah sambil terus mengeluarkan isi perut ke laut.
Ada satu mahasiswa yang kebetulan kenal Om Mias lihat Om Mias ada po'a di pinggir laut.
Mahasiswa : " Aduh Om Mias....jangan muntah langsung ke laut nanti ikan Hiu dong ikut Om Mias terus."
Om Mias : " Ssssstttttssss...makanya lu diam biar itu ikan Hiu dong sonde tau b punk nama."
Ada satu mahasiswa yang kebetulan kenal Om Mias lihat Om Mias ada po'a di pinggir laut.
Mahasiswa : " Aduh Om Mias....jangan muntah langsung ke laut nanti ikan Hiu dong ikut Om Mias terus."
Om Mias : " Ssssstttttssss...makanya lu diam biar itu ikan Hiu dong sonde tau b punk nama."
Om Mias Mabuk Kapal
Om Mias naik kapal Ferry menuju Kupang. Pas di tengah laut Sawu kapal mulai oleng, Om Mias pun mulai pusing gara-gara mabuk laut. Pusing campur mual jadi satu. Tiba-tiba ABK lewat dekat Om Mias.
Om Mias : "Kau yang bawa ini kapal ko?"
ABK : " Bukan Bapak."
Om Mias : "Terus kau sebagai apa?"
ABK : "Saya ABK Bapak."
Om Mias : "ABK itu apalagi?"
ABK : "Itu seperti konjak kalau di bemo Bapak."
Om Mias : "Aduh kebetulan....kau tolong kestau kau punk sopir e...bilang berhenti tahan dulu. Biar kau turun dan chek di ban. Ini pasti ban ada pecah ni makanya kapal jalan oleng."
Om Mias : "Kau yang bawa ini kapal ko?"
ABK : " Bukan Bapak."
Om Mias : "Terus kau sebagai apa?"
ABK : "Saya ABK Bapak."
Om Mias : "ABK itu apalagi?"
ABK : "Itu seperti konjak kalau di bemo Bapak."
Om Mias : "Aduh kebetulan....kau tolong kestau kau punk sopir e...bilang berhenti tahan dulu. Biar kau turun dan chek di ban. Ini pasti ban ada pecah ni makanya kapal jalan oleng."
Om Mias Dan Lele
Pagi-pagi Om Mias menuju kali untuk mandi. Lagi asyik berendam, Om Mias lihat nona-nona cantik nan sexy yang juga sedang mandi di kali. Langsung Om Mias punk batang shock mengencang. Tapi tiba-tiba Om Mias menjerit kesakitan dan jatuh pingsan dalam kali. Orang-orang sekampung langsung menyelamatkan Om Mias. Pas Om Mias siuman dari pingsan, Bapak Desa tanya di Om Mias.
"Kenapa tiba-tiba berteriak dan pingsan di kali?" tanya Bapak Desa.
Sambil menangis menahan sakit, Om Mias emosional dan menyahut Bapak Desa.
"He...Bapak Desa sebenarnya saaayaaa ini yang harus tanya ke Bapak Desa. Sebenarnya Bapak Desa sudah bikin apa di itu kali sampai lele betina datang cium saya punya batang shock karena pikir ini lele jantan."
Senin, 10 Oktober 2016
Om Mias Pulang Merantau
Jadi suatu waktu om mias pulang merantau dari Jawa su 20 tahun lamanya.Laki2 pulang su mualaf dan rencana mau jadi kyai di kampung.
Suatu sore pas langit su agak gelap om mias jalan dgn dia punk keponakan lewat kebun dan takuju karena lihat mayat tagantong diatas pohon.
Jadi dia punk keponakan dong tanya,"om mias ini bagaimana sudah?"
Om mias langsung jawab kalau begini ni bahasa agamanya, Assalamualaikum Waramatulahi Wabarakatu.
Dia punk ponakan tanya artinya apa. Terus om mias bilang artinya semoga kembali ke jalan yang benar.
Habis omong begitu, mayat langsung jatuh pas di depan om mias terus om mias bilang,"Alhamdulillah!" Baru lari kencang kasi tinggal dia punk keponakan dong.
Karena bingung campur takut om mias punk keponakan ju ngebut lari ikut dia.
Sampe di kampung dia pung keponakan dong blg di om mias.
"Om mias kalau mau lari kestau-kestau kita."
Om mias : "ko saya su bilang Alhamdulillah tu artinya lari kencang su..."
😆😆😆😂😂😂
Langganan:
Postingan (Atom)